Jantho Panorama Park (JPP) Wisata Alam yang Layak Dikunjungi


Oleh: Siti Hajar

Menepi dari hiruk-pikuk dan penatnya atmosfer perkotaan Banda Aceh kini menemukan muara terbaiknya di Jantho Panorama Park. Begitu menapakkan kaki di gerbang masuk, suasana bising kendaraan dan tekanan rutinitas harian seolah menguap begitu saja, berganti dengan pelukan udara pegunungan yang sejuk dan hamparan pemandangan hijau yang asri. Destinasi yang terletak di ibu kota Aceh Besar ini benar-benar menyajikan pengalaman berpindah dunia ke sebuah lembah tersembunyi yang ditenangkan oleh simfoni alamiah, sehingga tidak heran jika tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh warga lokal Aceh Besar maupun masyarakat Banda Aceh yang mendambakan ketenangan.

Untuk menuju ke surga tersembunyi ini, akses perjalanannya kini sudah sangat mudah dan nyaman karena seluruh infrastruktur jalannya telah teraspal mulus. Dari pusat Kota Banda Aceh, Anda hanya memerlukan waktu tempuh sekitar satu hingga satu setengah jam perjalanan santai, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Anda bisa memilih jalur konvensional melalui Jalan Nasional Medan-Banda Aceh, atau memanfaatkan kemudahan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) dan keluar di gerbang tol Jantho untuk memangkas waktu perjalanan secara signifikan. Menariknya lagi, dalam perjalanan pulang nanti, Anda juga bisa mampir berburu oleh-oleh khas UMKM Kota Jantho di sepanjang jalan depan gerbang Pesantren Al Fauzul Kabir yang menjajakan aneka keripik pisang, keripik ubi, hingga tape ketan segar buatan warga lokal.

Daya tarik magis tempat ini berpusat pada aliran sungai pegunungan yang mengalir jernih di antara bebatuan kecil. Karakteristik sungainya yang dangkal dan berarus tenang menjadikannya surga yang aman bagi anak-anak untuk bermain air, sementara orang dewasa bisa merendam kaki sambil menikmati kesegaran air murni yang langsung turun dari hulu. Keindahan visualnya pun tertata apik lewat kontur tanah berundak yang dilengkapi spot foto estetik, salah satunya replika perahu kayu ikonik yang menghadap langsung ke panorama perbukitan hijau yang membentang luas. Keindahan alam ini disempurnakan oleh pelayanan dari para staf dan pengelola yang sangat ramah, menyambut setiap pengunjung dengan senyuman hangat khas masyarakat lokal yang membuat siapa saja merasa betah dan dihargai.

Basi keluarga yang ingin memperpanjang momen kebersamaan di alam, tempat ini sekarang menawarkan fasilitas camping keluarga dengan harga yang sangat terjangkau. Menghabiskan malam di dalam tenda di tepi sungai memberikan pengalaman menginap yang syahdu dan berbeda dari hotel berbintang. Keseruan menginap ini terasa semakin sempurna dengan adanya aktivitas berbekuan atau barbekyu di malam hari. Membakar daging, sosis, atau jagung bersama keluarga di tengah udara malam Jantho yang dingin, ditemani suara gemercik air sungai, menciptakan momen hangat yang tidak terlupakan.

Fleksibilitas areanya yang luas membuat Jantho Panorama Park menjadi lokasi yang sangat serbaguna untuk berbagai kegiatan komunal. Tempat ini tidak hanya cocok untuk liburan keluarga kecil, tetapi juga sangat ideal untuk piknik sekolah, acara family gathering dengan teman kantor, reuni sekolah lintas angkatan, hingga kumpul-kumpul santai dalam skala apa pun. Bahkan, acara seperti arisan kompleks perumahan pun sangat seru dan cocok digelar di sini, memberikan atmosfer baru yang lebih segar dibandingkan berkumpul di dalam ruangan tertutup.

Setelah puas beraktivitas atau mengadakan acara kelompok, pengunjung bisa bersantai di area kantinnya yang berdesain ciamik. Kantin di sini dilengkapi dengan meja dan kursi dari kayu yang estetik dan terkesan sangat natural, menyatu sempurna dengan konsep alam di sekitarnya dan menjadi tempat yang nyaman untuk mengobrol panjang. Satu hal yang membuat Jantho Panorama Park begitu dicintai dan wajib dikunjungi adalah kebijakan ekonominya yang sangat ramah kantong. Di tengah maraknya stigma harga wisata yang tinggi, tempat ini justru tidak menerapkan biaya tiket masuk sama sekali bagi para pengunjungnya. Anda hanya perlu membayar biaya retribusi parkir yang sangat murah, yaitu dua ribu rupiah untuk sepeda motor dan lima ribu rupiah untuk mobil.

Tidak hanya itu, urusan isi perut di kantin estetik tersebut pun tidak akan membuat dompet Anda menipis. Makanan yang disajikan memiliki cita rasa yang lezat dengan patokan harga yang sangat standar, bahkan bisa dibilang berada di bawah harga standar tempat wisata pada umumnya di Banda Aceh dan Aceh Besar. Menikmati sepiring nasi goreng hangat atau mi Aceh yang kaya rempah setelah lelah bermain air menjadi kepuasan tersendiri karena harganya yang jujur dan bersahabat. Ditambah dengan fasilitas pendukung yang lengkap mulai dari mushala, toilet bersih, hingga jajaran gazebo nyaman di sepanjang sungai, Jantho Panorama Park adalah jawaban paling sempurna untuk segala jenis perayaan, kumpul-kumpul, dan liburan berkualitas tanpa harus menguras isi rekening.

 

Lebih baru Lebih lama